Oleh: lenaunsa | Juni 17, 2008

Taufik Memendam Kekecewaan

Selasa, 17 Juni 2008 – 14:29 wib
Toto Pribadi – Okezone

JAKARTA – Teka-teki tidak disertakannya Taufik Hidayat dalam turnamen Singapore Super Series 2008 terjawab sudah. Pebulutangkis kelahiran Bandung itu dianggap kurang persiapan.

Tidak hanya di Singapura, Taufik ternyata juga tidak disertakan ke Indonesia Super Series 2008, yang digelar dari 17-22 Juni 2008. Di temui di acara konferensi pers Milo School Competition (MSC), yang digelar di Kantor KONI, Selasa (17/6/2008), Taufik memuntahkan kekecewaaanya.

Taufik sebenarnya sangat berharap dapat turun di dua turnamen super series itu sebelum berlaga di ajang Olimpiade Beijing. Namun kekecewaan terbesar Taufik adalah saat namanya dicoret dari Indonesia Open Super Series 2008 yang mulai digelar hari ini.

Peraih medali emas Olimpade Athena itu memang sangat berambisi dapat tampil di Indonesia Open. Selain ingin bermain di hadapan publik tanah air, Taufik memang mempunyai kenangan manis di turnamen berhadiah total USD250.000 itu. Enam kali Taufik menjadi juara di Indonesia Open pada 1999, 2000, 2002, 2003, 2004 dan 2006.

“Saya tidak tahu apa alasan PBSI sebenarnya dan sampai saat ini belum ada konfirmasi yang jelas dari mereka,” ujar pebulutangkis peringkat tujuh dunia itu.

“Katanya, PBSI memang telah memutuskan semua pebulutangkis yang akan berlaga di Olimpiade tidak disertakan di dua turnamen itu, tapi mengapa hanya saya dan Markis Kido/Hendra Setiawan yang dicoret, sedangkan yang lain dimainkan, kenapa?” tambah Taufik.

Taufik pantas memendam kekecewaan ketika tidak disertakan di Indonesia Open. Pasalnya, ia mengaku telah siap untuk berlaga di turnamen favoritnya itu. “Sebenarnya hati kecil saya sangat ingin bermain terutama di Indonesia Open sekarang,” ujar Taufik.

Luis Pongoh juga memahami kekecewaan Taufik. Namun terkait dengan Singapura Open, Pongoh mengakui kondisi Taufik dan ganda terbaik Indonesia Markis Kido/Hendra Setiawan saat itu memang tidak memungkinkan.

“Kalau Markis dan Hendra memang mundur karena sakit, sedangkan Taufik sendiri saya anggap kurang persiapan,” ujar Pongoh.

Pongoh memang mengakui telah mengirim surat kepada PBSI untuk tidak menyertakan Taufik dan ganda Markis/Hendra ke Singapura Open. Namun Pongoh mengaku tidak tahu menahu dengan keputusan PBSI terkait dicoretnya Taufik di Indoensia Open.

“Itu bukan wilayah saya. Jika di Singapura Open lalu, saya telah jelaskan alasannya. Namun terkait Indonesia Open saya tidak tahu,” tutup Pongoh. (fmh)


Beri tanggapan

Your response:

Kategori